Informasi Akademik

PERMOHONAN PENGAJUAN

  • DISPENSASI KULIAH 
  • UJIAN SUSULAN
  • FRS SUSULAN
  • PRS SUSULAN
  • TRANSFER NILAI
Bagi mahasiswa yang akan mengajukan DISPENSASI PERKULIAHAN harap memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa mengunggah surat atau dokumen pendukung melalui studentportal. Klasifikasi surat atau surat pendukung yang dapat diajukan dengan cara diunggah ke studentportal untuk syarat pengajuan dispensasi perkuliahan, adalah sebagai berikut :

    A. SURAT SAKIT RAWAT INAP.
    Surat keterangan rawat inap ASLI yang diterbitkan/dikeluarkan dari Rumah Sakit baik milik Pemerintah maupun Swasta yang ditandatangani oleh pejabat berwenang dan disertai dengan cap Rumah Sakit tersebut.

    Surat keterangan sakit dari dokter atau fasilitas kesehatan daring/online seperti HaloDoc dan sejenisnya dianggap tidak sah, dan tidak dapat diterima sebagai syarat pengajuan dispensasi perkuliahan.

    B. SURAT SAKIT BEROBAT JALAN
    Surat Keterangan Sakit ASLI yang diterbitkan/dikeluarkan dari Rumah Sakit atau klinik pengobatan baik milik Pemerintah maupun Swasta yang ditandatangani oleh Dokter yang memeriksa dan disertai dengan cap Rumah Sakit atau klinik pengobatan tersebut.
    Surat keterangan sakit berobat jalan yang diterbitkan/dikeluarkan bukan dari Rumah Sakit atau klinik pengobatan baik milik Pemerintah maupun Swasta (dokter pribadi/dokter praktek, dll), wajib dilengkapi dengan bukti pembayaran, diagnosis dan/atau resep obat. Surat keterangan sakit dari dokter atau fasilitas kesehatan daring/online seperti HaloDoc dan sejenisnya dianggap tidak sah, dan tidak dapat diterima sebagai syarat pengajuan dispensasi perkuliahan.

    C. SITUASI KEDUKAAN (ANGGOTA KELUARGA MENINGGAL).
    Permohonan dispensasi perkuliahan karena adanya situasi duka, wajib diajukan oleh secara tertulis yang ditandatangani oleh mahasiswa yang bersangkutan dan diketahui oleh orang tua, dengan melampirkan beberapa dokumen :
    > Foto Copy Surat Keterangan Kematian yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit atau dari Kelurahan/Desa.
    > Foto Copy Kartu Keluarga

    C. MENGIKUTI LOMBA ATAU KEGIATAN LAIN
    ⇒ Surat Tugas (Asli) dari Pimpinan UNPAR atau yang mewakilinya.
    ⇒ Jika mahasiswa mendapatkan penugasan dari instansi lain, maka surat tugas dari instansi tersebut harus dilaporkan dulu kepada Wakil Dekan untuk mendapatkan persetujuan.

  2. A. Surat sakit atau dokumen pendukung (asli) yang termasuk dalam klasifikasi sesuai dengan Nomor 1, point A sampai dengan D setelah diunggah di studentportal, wajib diserahkan kepada Petugas Loket Tata Usaha.
    B. Batas akhir penyerahan surat sakit atau dokumen pendukung maksimal 2 (dua) Minggu setelah tanggal ditandatanganinya surat sakit atau dokumen pendukung. Jika melewati batas waktu yang telah ditentukan, maka pengajuan dispensasi akan ditolak
  3. Fakultas akan memvalidasi Surat Sakit atau dokumen pendukung yang telah diterima oleh Petugas Loket Tata Usaha. Jika ditemukan dan terbukti Surat Sakit atau dokumen pendukung yang telah diserahkan oleh mahasiswa adalah Palsu, maka Fakultas akan menolak permohonan dispensasi dan akan memberikan sanksi akademik yaitu Nilai E untuk mata kuliah tersebut.

Prosedur Permohonan Pengajuan Dispensasi Perkuliahan ini diberlakukan mulai Semester Genap 2023/2024.

Unduh Edaran Prosedur Pengajuan Dispensasi Perkuliahan (pdf)

PROSEDUR PENGAJUAN UJIAN SUSULAN

Bagi mahasiswa yang akan mengajukan DISPENSASI UJIAN harap memperhatikan ketentuan sebagai berikut:

  1. Mahasiswa mengupload surat atau bukti pendukung melalui tautan: https://fisip.unpar.ac.id/informasi-akademik/
  2. Surat atau bukti pendukung yang HARUS diupload melalui tautan pada nomor 1 adalah:
    A. SAKIT RAWAT INAP:
    Surat keterangan rawat inap ASLI HARUS dari RUMAH SAKIT RESMI dengan cap resmi. Surat disertai dengan penjelasan sakit.
    B. SAKIT BIASA TANPA RAWAT INAP
    Surat Keterangan Sakit ASLI HARUS dari Rumah Sakit Resmi dengan cap Resmi. Surat sakit dari Puskesmas, dokter praktek diperbolehkan dengan melengkapi diagnosis, kwitansi pembayaran dan atau resep obat (SURAT KETERANGAN SAKIT DARI DOKTER ONLINE ATAU HALO DOC, KLINIK TIDAK BISA DITERIMA).
    C. KELUARGA MENINGGAL
    Pemberian dispensasi diberikan bagi keluarga inti dan/atau hubungan garis lurus ke atas dan ke bawah (Ayah, Ibu, Anak, Kakak, Adik, Kakek, Nenek) dengan melampirkan:
    ➼ Foto Copy Surat Keterangan Kematian
    ➼ Foto Copy Kartu Keluarga
    D. MAHASISWA YANG MENGIKUTI LOMBA/KEGIATAN RESMI DARI UNPAR.
    Surat Tugas Asli dari Pimpinan UNPAR atau yang mewakilinya atau mahasiswa yang mendapat penugasan dari instansi lain (harus melaporkan pada Wakil Dekan atau DITMAWA untuk diberikan surat penugasan).
  3. Surat tersebut discan/difoto dan dipersiapkan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan untuk ditunjukkan
  4. Surat/Bukti Pendukung yang tidak sesuai akan langsung tidak disetujui pengajuannya.
  5. Jika teridentifikasi surat/dokumen yang diberikan adalah PALSU, maka mata kuliah yang diajukan dispensasinya akan langsung diberi nilai E.
  6. Tanggal Penting:

    No

    Waktu

    Keterangan

    1

    Rabu – Senin, 26 Juni s.d 1 Juli 2024

    Periode pengajuan UAS Susulan

    2

    Kamis, 4 Juli 2024

    Pengumuman Persetujuan UAS Susulan yang akan diinformasikan melalui email kepada dosen dan mahasiswa.

    3

    Jumat – Selasa, 5 s.d 9 Juli 2024

    Periode pelaksanaan UAS Susulan (dikoordinasikan oleh Dosen Kelas)

    4

    Kamis, 11 Juli 2024

    Batas Pengajuan Perubahan Nilai UAS 

    Catatan:

  • Siapkan bukti pendukung / alasan tidak bisa mengikuti ujian reguler
  • Batas waktu pengajuan surat permohonan adalah 1 minggu setelah masa ujian berakhir
  • Pengumuman konfirmasi disetujui / tidak disetujui permohonan tersebut maksimal 2 minggu setelah pengajuan, dikirimkan ke email (student)
  • Pengisian Gform berlaku untuk satu mata kuliah saja. Jika pengajuan permohonan ujian susulan lebih dari satu mata kuliah, maka mahasiswa mengisi gform sebanyak jumlah mata kuliah yang diajukan
    Contoh: mahasiswa mengajukan permohonan ujian susulan untuk 3 mata kuliah, maka pengisian gform dilakukan 3 kali, dengan mengisi mata kuliah yang berbeda pada saat pengisian gform.

Permohonan Ujian Susulan Online

untuk membuka tautan/link diatas gunakan email student anda,
jangan menggunakan email luar

Prosedur pengajuan Formulir Rencana Studi Susulan:

  1. Membuat Surat Pengajuan FRS Susulan Kepada WD FISIP UNPAR, disertai alasan keterlambatan FRS Online, ditandatangan diatas materai serta diketahui oleh Kaprodi, template/contoh surat pengajuan FRS Susulan bisa diunduh melalui tautan ini: Template Surat Pengajuan FRS Susulan (silakan diunduh/download bukan request access – gunakan email student/unpar)
  2. Silakan lihat daftar mata kuliah di jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) yang telah diumumkan di twitter dan web FISIP
  3. Tidak diperbolehkan mengambil 2 atau lebih mata kuliah yang pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS)-nya bentrok (tanggal dan waktu bersamaan)
  4. Mengajukan Permohonan FRS Susulan melalui Online Form yang bisa di isi melalui Tautan dibawah ini:

Pengajuan Online FRS Susulan
untuk membuka tautan/link diatas gunakan email student anda,
jangan menggunakan email luar

 

Prosedur pengajuan Perubahan Rencana Studi Susulan:

  1. Membuat Surat Pengajuan PRS Susulan Kepada WD FISIP UNPAR, disertai alasan keterlambatan PRS Online, ditandatangan diatas materai serta diketahui oleh Kaprodi, template/contoh surat pengajuan PRS Susulan bisa diunduh melalui tautan ini: Template Surat Pengajuan PRS Susulan (silakan diunduh/download bukan request access – gunakan email student/unpar)
  2. Silakan lihat daftar mata kuliah di jadwal Ujian Tengah Semester (UTS) yang telah diumumkan di twitter dan web FISIP
  3. Tidak diperbolehkan mengambil 2 atau lebih mata kuliah yang pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS)-nya bentrok (tanggal dan waktu bersamaan)
  4. Mengajukan Permohonan PRS Susulan melalui Online Form yang bisa di isi melalui Tautan dibawah ini:

Pengajuan Online PRS Susulan
untuk membuka tautan/link diatas gunakan email student anda,
jangan menggunakan email luar

 

Syarat-syarat pengajuan Transfer Nilai:

  1. Mengajukan surat permohonan pengajuan transfer nilai, ditujukan kepada Wakil Dekan via email: shelvi@unpar.ac.id, ktu.fisip@unpar.ac.id, kasubag_akd.fisip@unpar.ac.id, ignatius@unpar.ac.id
  2. Dalam surat pengajuan mencantumkan mata kuliah, kode mata kuliah dan nilai yang akan ditransfer
  3. Melampirkan Daftar Perkembangan Studi (DPS) dan Surat Pengunduran Diri dari fakultas asal
Syarat dan pengajuan online

  1. Siapkan bukti pendukung / alasan tidak bisa mengikuti ujian reguler
  2. Batas waktu pengajuan surat permohonan adalah 1 minggu setelah masa ujian berakhir
  3. Pengumuman konfirmasi disetujui / tidak disetujui permohonan tersebut maksimal 2 minggu setelah pengajuan, dikirimkan ke email (student)
  4. Pengisian Gform berlaku untuk satu mata kuliah saja. Jika pengajuan permohonan ujian susulan lebih dari satu mata kuliah, maka mahasiswa mengisi gform sebanyak jumlah mata kuliah yang diajukan

Contoh: mahasiswa mengajukan permohonan ujian susulan untuk 3 mata kuliah, maka pengisian gform dilakukan 3 kali, dengan mengisi mata kuliah yang berbeda pada saat pengisian gform.

Permohonan Ujian Susulan Online

untuk membuka tautan/link diatas gunakan email student anda,
jangan menggunakan email luar

X