FISIP Unpar Rayakan Dies Natalis ke-59

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Katolik Parahyangan (FISIP Unpar) menggelar perayaan Dies Natalis ke-59 secara virtual pada Rabu (19/8/2020). Acara dihadiri oleh Pengurus Yayasan yang diwakili oleh Antonius Tardia, Rektor Unpar Mangadar Situmorang, Dekan FISIP Pius Sugeng, Ketua Ikatan Alumni (IKA) FISIP Garlika Martanegara, perwakilan fakultas di lingkungan Unpar, dosen dan tenaga kependidikan serta perwakilan organisasi kemahasiswaan.

Menyambut para hadirin, Pius Sugeng menyampaikan laporan tahunan fakultas. Ia menyatakan situasi global saat ini yang disertai dengan pandemi COVID-19 mendorong institusi pendidikan untuk berubah dan beradaptasi dengan keadaan. Baik pembelajaran maupun cara kerja fakultas harus bertransformasi dalam peradaban yang baru. Hal ini diupayakan melalui penyesuaian institusi dan modul pembelajaran dengan perkembangan teknologi dan digitalisasi.

Ia menyadari FISIP dan fakultas lainnya bertanggung jawab untuk mendampingi proses transformasi tersebut di tingkat masyarakat, sektor bisnis, dan pemerintah. “Semoga diumur yang baru ini kita diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemampuan untuk menjalankan tugas tersebut, dan memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi khalayak umum,” tuturnya.

Sementara itu, Mangadar Situmorang menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan dan seluruh keluarga besar FISIP atas segala pencapaian yang sudah diraih. Laporan yang dibacakan sebelumnya telah menunjukkan peningkatan dalam pencapaian FISIP Unpar dalam satu tahun terakhir dari berbagai kolaborasi, dukungan, serta kerja sama dengan institusi lain. “Capaian tersebut harus diapresiasi dan diakui, karena sumbangsih oleh fakultas ini memberikan pengaruh positif bagi keberlanjutan Unpar sebagai suatu institusi pendidikan,” ujarnya.

Acara dilanjutkan dengan Orasio Dies yang dibawakan oleh Maria Rosarie Harni Triastuti, S.IP., M.Si (Pengajar Tetap Program Studi Administrasi Publik Unpar). Dalam orasi ilmiah yang berjudul “Menuju Masyarakat Transformatif dalam Keadaban Baru,” Maria menengahkan isu dan permasalahan mengenai bagaimana dunia saat ini sedang mengalami perubahan mendasar yang berbasis pada teknologi dan menuju pada peradaban digital.

Orasio Dies diakhiri dengan sesi diskusi bersama para penanggap dari komunitas FISIP Unpar. Kemudian rangkaian acara Dies Natalis ke-59 FISIP Unpar ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Benedictus Hari Kurniadi, serta kebersamaan lewat lagu “Selamat Ulang Tahun” dan “Labapaca” yang dinyanyikan dengan semangat oleh civitas FISIP Unpar.

Selamat ulang tahun ke-59 FISIP Unpar. Bravo FISIP! (MGI/DAN – Divisi Publikasi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *